Sambut Bulan Suci Ramadan Pemerintah Kabupaten Lakukan ini

oleh -405 Dilihat

 

 

POHUWATO, Lensaberita.online – Dalam rangka menyambut Bulan Suci Ramadhan, Pemerintah Kabupaten Pohuwato, Provinsi Gorontalo melalui bagian kesra gelar rapat persiapan Nisfu Syaban, tonggeyamo, amaliah Ramadhan (buka puasa dan safari ramadhan), nuzul Qur’an dan penetapan besaran zakat fitrah Tahun 1443 H/2022 M.

Rapat tersebut membahas juga persiapan pelaksanaan Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) X tingkat Kabupaten Pohuwato tahun 2022.

Rapat dipimpin Sekretaris Daerah Iskandar Datau didampingi Assisten Pemkesra, Arman Mohamad, Kabag Kesra, Kisman Mooduto, dan menghadirkan pimpinan OPD, para Camat, Ketua PHBI Pohuwato dan Ketua LPTQ, berlangsung di Ruang Pola Kantor Bupati, Selasa (8/3/2022).

Dalam rapat tersebut disepakati untuk Nisfu Syaban ditetapkan pada tanggal 17 Maret, kemudian tonggeyamo penetapan 1 Ramadhan 1 April sambil menunggu pengumuman hasil sidang Isbat dari Kementerian Agama yang akan menetapkan 1 Ramadhan secara nasional.

Untuk pelaksanaan safari Ramadhan nanti terbagi atas dua tim, yakni tim Bupati dan tim Wakil Bupati yang akan melaksanakan safari di masing-masing kecamatan. Untuk nuzul Qur’an dilaksanakan pada malam ke 17 bulan Ramadhan, sementara untuk Zakat fitrah sendiri disepakati Rp.25 ribu perjiwa.

Besaran Zakat Fitrah ini tentu disesuaikan dengan ekonomi masyarakat sesuai fluktuasi harga saat ini.

Kemudian untuk pelaksanaan MTQ X ditetapkan Ketua Panitia Assisten Pemerintahan dan Kesra, Sekretaris Kepala Seksi Bimas Islam Kemenag Pohuwato dan tempat pelaksanaan pelataran Masjid Agung Kabupaten Pohuwato pada 25 Maret dan pelaksanaannya selama 5 hari, untuk penutupannya dirangkaian dengan halal bi halal manfaatkan momen bulan puasa.

Pada rapat tersebut Sekda Iskandar Datau menyampaikan, kegiatan ini rutin dilaksanakan setiap tahun namun diawali dengan rapat bersama untuk membahas persiapan agar bisa lebih baik dari sebelumnya.

Tentu apa yang dibahas bersama adalah kesepakatan. Maka dari itu, dalam kesempatan ini, agar benar-benar dimanfaatkan. Oleh karenanya, kami minta masukkan dari peserta rapat, agar semua agenda selama bulan ramadhan bisa berjalan dengan lancar, “ucap Sekda.

Sekda pun menjelaskan, tidak adanya pembatasan bagi peluku perjalanan bukan berarti kita tidak lagi mematuhi aturan dalam penerapan protokol kesahat.

Kita patut bersyukur tidak ada lagi kebijakan-kebijakan pembatasan, harapannya kita juga tetap harus menaati prosedur protokol kesehatan, “jelas Sekda Iskandar Datau.

Wartawan : HK.                                                            Editor : ZL

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.