banner

Diduga Aksi Penipuan Modus Petugas BPOM Terjadi di Desa Kepulungan

  • Bagikan
Foto: terduga pelaku ketika menjalankan aksinya di toko milik warga Desa Kepulungan. Sabtu (11/5/2024)

Lensaberita, Pasuruan – Nadifa (34) pemilik toko warga Dusun Kedamean Desa Kepulungan Kecamatan Gempol mengaku menjadi korban dugaan penipuan.

Dirinya menceritakan, pada hari Sabtu (11/5/2024) sekira pukul 10.00 WIB tokonya tiba-tiba didatangi seorang pria yang mengaku sebagai petugas Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM).

Setelah memperkenalkan diri sebagai petugas serta gaya berbicara yang meyakinkan, Nadifa pun akhirnya percaya dengan terduga pelaku.

“Beberapa dagangan diantaranya berupa minuman susu kemasan siap minum saya keluarkan untuk diperiksa masa kadaluarsanya,” ungkapnya.

Tak berselang lama setelah melakukan pengecekan dan pendataan, terduga pelaku akhirnya mengatakan bahwa susu tersebut dianggap sudah mendekati kadaluarsa (expired).

Berdalih akan menukar dengan masa expired yang lebih lama, terduga pelaku akhirnya membawa sejumlah barang dari toko Nadifa.

“Dia membawa 4 karton susu untuk ditukar yang baru,” terangnya.

Dirinya pun baru sadar telah menjadi korban dugaan penipuan setelah ditunggu hingga sore hari terduga pelaku tak kunjung kembali ke tokonya.

Atas kejadian ini, Nadifa berpesan untuk pemilik toko lainnya agar lebih berhati-hati serta waspada dan tidak mudah percaya apabila ada seseorang yang mengaku dari instansi tertentu tanpa menunjukan identitas dan surat tugas yang jelas untuk memeriksa barang dagangan.

(Nik/Wan)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *